Rabu, 26 Februari 2014

KERIKIL MENYELINAP

PERJALANAN HAMBA

Melangkah adalah hijrah dari suatu titik ke titik lain yang takkan pernah ku sadari tapi terus terjadi. Dimensi kepastian waktu-Mu terus mencatat semua perjalananku tanpa sedikitpun terlewatkan. Terkadang kakiku lurus melangkah namun adakalanya harus membelok. Bahkan kerikil tajam pun sempat singgah di sela-sela jari kaki ini dan turut menyapa kedewasaanku untuk terus menjalani suratan takdirku. 

Semua warna hidupku telah terukir dan terpahatkan sebagai jati diriku. sebagai seorang hamba yang benar-benar hamba memang tidak ada pilihan lain kecuali sebagai peran dari sang maestro sejati. 


Selasa, 25 Februari 2014

MERAIH TANGAN-MU

KEHADIRANMU
Karena kesibukan dan seribu aktivitas selalu kujadikan alasan untuk menempatkan-Nya di ruang utama jiwaku. Aku sadari sepenuhnya akan perasaan ini, akan tetapi masih saja terasa berat untuk merubah kebiasaan ini. Lama ku merenungi tentang pengabdian seorang hamba ( sepertiku ) terasa masih belum bisa mengisi hari-hariku dengan efektif dan seimbang untuk beraktivitas sekaligus mendekati-Nya.


PANGGILAN-MU
Sajadah panjang yang selalu terhampar sesungguhnya selalu memanggilku di setiap waktu untuk menemukan kebahagiaan absolut akan makna hidupku, tetapi sekali lagi karena alasan yang sudah tidak akurat lagi, aku selalu menunda-nunda panggilan-Mu.

JAWABAN TERBAIK
Niatku untuk melakukan apapun hanyalah mengharap ridho-Nya, namun niat yang ku tancapkan di dasar kesadaranku tidak selamanya dapat terwujud. Ku sangat menyadari beratnya untuk meng-EJOWANTAH-kan niat baik hamba-Nya. Hal ini pun sangat ku sadari bahwa memang benar Alloh sendirilah yang sesungguhnya lebih berhak untuk membolak-balikkan niat dalam hatiku ini. Karena itulah, jawaban terbaik bagiku hanyalah ikhtiar, sujud dan syukur dengan penuh ikhlas. Karena itulah IKHLAS yang selalu kujadikan selimut jiwaku setiap waktu. 


Sabtu, 13 Juli 2013

ADA DEBU DI HATIKU

LANGKAH BERSAMA
Ternyata ringan sama-sama di jinjing dan berat sama-sama di pikul itu untaian kata yang penuh falsafah hidup. Membasuh hati dan pikiran yang kusut ternyata mampu mengikis secara perlahan debu-debu yang telah menempel dalam jiwaku selama ini. Bahkan ada debu yang kian menebal hingga memburamkan penglihatanku yang sangat terbatas. Bagaimana mungkin ku dapat menerima pancaran nur illahi yang begitu indah, jika penglihatan mata hatiku selalu terburamkan dan terkaburkan oleh debu-debu yang terus datang dan ingin bersamaku. 

AKU HAMBA-MU
DULU aku tidak tahu siapa aku, 
SEKARANG aku semakin tidak paham siapa diriku,
ESUK LUSA aku diam dalam kebekuan pikir dan rasa yang tak pernah mengerti,

NAMUN aku yakin skenario-Mu teramat indah dan pasti untuk kujalani. Kuatkanlah kami sekeluarga untuk mengharap ridho-Mu semata ya....Alloh.

Jumat, 12 Juli 2013

EMPAT LELAKI KECIL

SAATNYA KALIAN SUNAT, BAGAIMANA SIAP ?
  1. SUNATAN HUDAN PULUNG HANASTI
  2. SUNATAN HILHAM PRADIPTA HANASTI
  3. SUNATAN ATA LUHUNG HANASTI
  4. SUNATAN PANDU ATMAJA HANASTI



Rabu, 12 Juni 2013

SETIA ITU INDAH


Menurutku rasa setia itu :

Setia bukan sebatas angan dan kata-kata, 
setia itu ungkapan nyata atas kejujuran suara hati
setia itu ibadah yang menuntut keikhlasan
setia itu amanah yang penuh tanggung-jawab
setia itu memberi dan menerima hanya karena ridho-Nya
setia itu semua yang membawa kita dewasa dan memaknai semua yang ada dengan bijaksana.