Jumat, 27 November 2009

TUKANG PARKIR SAJA


AKU INI HANYA PEMILIK SEMU, Semua yang ada hanya titipan saja, Cukup lama saya berpikir tentang makna penitipan barang dan jasa yang saya jalani sebagai hamba. Peran yang kujalani selama ini sebagai tukang parkir kendaraan tidak lebih dari itu ilustrasinya.

Aku hanya bisa menjaga, namun tak mungkin mampu memiliki sepenuhnya. Ketika yang berhak datang mengambil, maka rasa memilikiku harus berakhir. Kuasaku hanya sebatas berapa lama sang Kholiq menitipkan barang dan jasa itu kepada ku. Selama penitipan berlangsung, terkadang muncul keinginanku untuk memiliki semua itu selamanya. Aku khilaf dan tak kuasa ya Alloh, oleh karena itu, maafkanlah ya Robbi atas semua kekhilafanku. Engkaulah pemilik yang sempurna atas segalanya, sedangkan aku hanyalah titahmu yang tidak pandai bersyukur. Ijinkan dan bimbinglah saya ya Alloh untuk membangun niat ikhlas menjalani skenario yang telah Engkau sempurnakan.

Jumat, 30 Oktober 2009

PANTASKAH DIRIKU


ASTAGHFIRULLOH,
Setiap kali ku hadapkan hati dan pikranku kepada-Mu,semakin sulit ku menggapai-Mu. Sujud yang kupanjangkan pun tidak mampu menambah ke-khusu'kanku.Setiap bacaan yang kuucapkan tak mampu lagi menggetarkan jiwaku. Apakah karena dosa-dosaku yang teramat banyak telah menutup semua pintu hatiku, hingga seperti ini, Ya Robbi...

TANGAN-TANGAN KECIL PENGHAPUS DOSAKU
Terimakasih anak-anakku atas doa yang kalian panjatkan setiap waktu untuk bapak.Mengapa engkau berdoa begitu lugas seperti itu anak-anakku ? Harapan apa yang kalian mohonkan kepada Alloh untuk bapak ? Mengapa kalian pilih bahasa kejujuran yang penuh kesederhanaan sewaktu memohon keridhloan Alloh untuk bapak ? Apakah orang seperti bapak ini sangat berarti bagi kalian ? Maafkan bapak ya Nak, Bapak belum bisa sepenuh hati menjagamu, membimbingmu, menemanimu setiap waktu. Bapak terlalu menuruti keinginan hati dan jalan pikiran sendiri yang tidak pasti hingga sering melupakan kalian.Meskipun ku setiap waktu ada di samping kalian, apakah kehadiranku selalu melekat di hati kalian ? Jika memang Alloh berkenan sejujurnya Bapak ingin seperti yang kamu doakan, tetapi anak-anakku mengertilah bapak hanyalah hamba yang lemah,namun bapak ingin sepasang tangan-tangan kecil kalian menyelamatkan bapak ketika kembali kelak , amin

Kamis, 22 Oktober 2009

AYAH SEBAGAI IBUKU



Anak-anakku,
Malam ini tak kuasa Bapak menahan rasa iba yang begitu dalam terhadap kalian. Nasihat Bapak agar kalian tumbuh menjadi manusia dewasa, belum sepenuhnya kalian mengerti. Terkadang sering Bapak memaksakan kehendak pada kalian walaupun Bapak juga menyadari hal itu kurang baik bagi pertumbuhan dan perkembangan kalian.Hal itu bapak lakuakan karena keterbatasan dan kemampuan Bapak dalam membagi waktu, tenaga, dan pikiran untuk bekerja dan momong kalian.

Peranan yang bapak jalani sekarang sudah berubah, mulai dari yang sederhana sampai yang kompleks semua Bapak lakukan sendiri dengan ikhlas. Maafkanlah Bapak ya Le, yang sering membatasi waktu main kalian, canda-tawa kalian, waktu belajar,waktu tidur dan bangun pagi kalian yang terkesan sangat mengatur. Bapak mempunyai maksud agar penerapan kebiasaan tersebut tertanam dalam di benak kalian sehingga membuat kalian jadi anak-anak yang semakin mandiri dan cepat dewasa.Semua ikhtiar yang Bapak usahakan sepenuh hati bertujuan agar baik bagi masa depan kalian, akan tetapi usia kalian masih sangat muda, sehingga antara keinginan Bapak dan kalian sering tidak sesuai. Maafkan hamba ya Robbi....

Selasa, 20 Oktober 2009

KONSEP FISIKA RELIGI


Adakah kontribusi fisika terhadap keimanan kita ?

Perasaan sepertinya menyatakan bahwa ilmu fisika yang kita pelajari relatif cukup baik, tetapi itu belum sepenuhnya benar. Sesunggunya, konsep-konsep fisika itu berdiri di atas berbagai disiplin ilmu yang super kompleks baik secara teori, bukti empiris, dan bukti matematis. Itulah sebabnya mengapa muncul miskonsepsi tersebut hampir di setiap orang yang menekuni ilmu fisika maupun pembaca pasif.

Konsep fisika memerlukan alur pemikiran yang logis, realistis artinya dapat diuji kebenarannya secara empiris. Pemodelan atau miniatur suatu peristiwa yang diambil dalam melakukan eksperimen disyaratkan mendekati fenomena yang sebenarnya tetapi hal ini sangatlah sulit dan jauh dari sempurna. Pendekatan, pengabaian sesuatu yang sulit serta manipulasi matematis sangat diperlukan untuk membangun suatu konsep.

Kenyataan sehari-hari, beberapa fenomena yang kita hadapi sering berbeda dengan konsep fisika yang telah dibukukan, maka memusingkan bukan ?. Oleh karena itu cukup beralasan jika banyak siswa, guru dan dosen sekalipun mengalami miskonsep dalam memahami fisika.Itulah saudaraku,ini suatu pengakuan bahwa kita memang makhluk yang lemah,dan sekaligus membuktikan keteraturan fenomena alam bukanlah suatu kesengajaan, tetapi di design oleh Zat Yang Maha Sempurna.

Konsekuensinya,tunduk dan sujud adalah jawaban yang tepat untuk menyikapinya, dan tidak ada alasan sedikitpun kita untuk sombong dengan berbagai cara.

Minggu, 18 Oktober 2009

RINDU PELUKAN IBU



Ketika usiaku masih terlalu pagi, teramat sering Kau gendong aku dengan selendang kecil yang terikat erat pada pundakmu yang kokoh. Senandung kecil kau dendangkan untuk mengantar tidurku manakala aku rewel.Tangan kecilku kau bimbing agar selalu melangkah di jalan yang Alloh ridhoi.

Bahagia sekali rasanya saat itu. Kedua orang tuaku mengasihiku tanpa rasa terpaksa. Namun di tengah-tengah kebahagiaanku, ibuku begitu cepat meninggalkanku untuk selamanya karena sakit.

Perjalanan pengobatan di beberapa rumah sakit:Bethesda-Yogyakarta, Mangkulayan-Yogyakarta, dan akhirnya di bawa berobat ke kota Bandung tempat ibuku dibesarkan tepatnya di rumah sakit Dustira-Bandung, hingga akhirnya pamitan yang terakhir denganku yang sempat kuingat," Le, Ibu sepertinya gak sempat melihatmu bahagia nanti, Ibu rasanya akan kembali ke Alloh,maafkan Ibu ya,Le, sekolahe sing bener gak boleh putus tengah jalan ya, cah bagus, dan hembusan nafas ibu saat sakharatul maut aku sempat mengantarkannya walau dengan bahasa anak yang tidak jelas. Selamat jalan ibu, semoga khusnul khotimah, amin.

Sepeninggal ibuku, kaki-kaki kecilku semakin lemah menapak hamparan kehidupan yang berliku dan sulit ku lewati. Usiaku baru 7 tahun saat itu, namun begitu jelas ingatanku akan segala kebaikan, disiplin,nasehat dan bahkan marahnya seorang ibu kandung pada diriku saat membuat kekhilafan.

Aku dibesarkan dalam kasih sayang seorang bapak yang sangat sabar dan tulus menyayangiku. Keputusan bapak saya untuk tidak menikah lagi semakin yakin bapak sangat mencintai ibu dan saya. Hatiku terharu, akan kesabaran bapak selama ini dan belum tergantikan oleh kebaikan baktiku padanya sampai seusia ini. Maaf ya pak.....ampuni kesalahan saya! Engkau telah mengajarkan tidak suka marah,jujur dalam hal sekecil apapun, bertegur sapa lembut dan tak membuat sakit hati sesama, suka bekerja keras, dan suka mengalah dalam hal apapun ternyata menyimpan pelajaran yang berharga bagiku.

Engkau panutan jiwaku, belum pernah engkau menyentuh badan dan hatiku dengan kasar apalagi sengaja menyakiti hatiku, namun engkau lebih memilih lembut dan hangat dalam menasehatiku ketika diriku melakukan kesalahan yang cukup banyak.Sekali lagi Pak, maafkan aku yang belum bisa melakukan seperti yang bapak contohkan selama ini.
Melihat keringat yang bapak kucurkan setiap bekerja untuk kuliahku,cukup bagiku sebagai nasehat tersirat yang harus ku ganti dengan bertanggung jawab dalam menjalani hidup ini.

Ya Robbi,kejadian yang serupa terulang kembali pada anak-anakku ( Ilham dan Pulung ), ditinggalkan seorang ibu yang sangat menyayangi tanpa batas, dalam keadaan yang lemah dan haus kasih sayang seperti ini. Sabarlah anak-anakku, bapak juga pernah mengalami seperti kalian, maka mari kita saling berbagi meskipun kalian masih kecil-kecil, tapi bapak sangat ingin membahagiakan kalian hingga nanti. Doakan bapak panjang usia ya, agar mampu menemani kalian bermain, bercanda bersama, menasehati dan mencari nafkah yang halal untuk kalian. Tumbuhlah menjadi manusia yang dewasa yang sempurna meskipun hanya dengan Bapak,

Ingat pesan ibu sebelum meninggalkan kita bukan ? Harapan ibu Satiti dan Bapak selama ini, Kalian harus selalu mendoakan kedua orang tuamu, sebagai anak sholeh yang berbakti kepada kedua orang tua yang berjasa dalam hidup kalian. Selamat menjalani kehidupan ini, Bapak selalu berdoa untuk kebaikan kalian, amin.
Selama seminggu semenjak kepergiannya, jiwaku semakin terhimpit kerinduan akan almarhumah yang selalu menemani dalam suka dan duka. Namun semua kusembunyikan di depan anak-anak dan semua orang, Ku hanya tumpahkan seluruh isi hatiku, dan semua beban pikiranku saat kubersujud di tengah malam,

Hari-hari Ku isi dengan kesendirian berteman dua buah hati kami. Tetapi tetap saja terasa ada yang hilang dalam hidupku.Ketika suasana hati penuh beban hidup dan ingin mencurahkan semuanya, selalu tersumbat dan terhenti karena tak ada tempat berbagi lagi.

Alloh rupanya menggerakkan hati hambanya, yang lembut,manis dan menyejukkan jiwa. Kelebihan-kelebihannya dalam konsep sederhana menyikapi kenyataan hidup sangat menarik. Hamba yang tergerak hatinya, kelembutan sikapmu, santunmu dalam bertutur kata,pintar dalam memainkan suasana hati, telah mampu menumbuhkan sikap hidup yang hampir hilang menjadi lebih optimis kembali menjalani hidup yang tersisa bersama anak-anak. Terimakasih sekali.