Kepastian, Setiap yang terlahir akan kembali ke yang punya. Kapan waktunya, tidak ada yang tahu, kecuali Penciptanya sendiri. Panjang lintasan hidup (S) yang bisa ditempuhnya pun juga berbeda-beda, karena kesempatan (t) yang dianugerahkan sudah pasti. Bagaimanakah menjawab setiap permasalahan hidup yang jadi bagian diri kita ? Bergeraklah secepat mungkin dengan mendengarkan kata hati. Semakin cepat kita menentukan sikap, maka semakin efektif waktu yang yang dapat digunakan. Dengan meningkatkan kelajuan gerak, maka meskipun kita diberi kesempatan yang sangat pendek, namun kita bisa mempersiapkan diri dengan bekal yang cukup.
Senin, 19 Mei 2014
KETERBATASAN DIRI
KETERBATASAN
Sekuat kakiku berdiri, tetap ada batasnya,
sekuat anganku berharap, tetap ada batasnya,
seteguh keputusan tekadku, tetap ada batasnya,
seutuh dan segenap kemampuanku, tetap saja ada batasnya.
Ya Alloh, kuatkan dan bimbinglah setiap tarikan nafasku, amien
SPIRIT KEHADIRANMU
TERSADARKAN
Tanpa diundang dan tanpa disuruh dirimu datang,
mengisi hari-hariku yang menunggu kepastian sisa perjalananku,
mengobarkan api semangat yang sekian lama padam terbelenggu kebekuan harapan,
perlahan rasa hangat menjalar ke dasar jiwaku,
hingga tersadarkan bahwa tidak semestinya ku kubur semua mimpi ini,
jalan masih ada, kesempatan masih terbuka untukku,
Kamu hadir di saat yang tepat,
tak pernah keheningan terusik oleh sesuatu kecuali dirimu,
terimakasih......akan semua ini,
aku rela bangkit menatap mentari,
walau menyisakan silau yang kemarin belum sempat pergi.
KEHILANGAN RASA
SILIH BERGANTI
Adakalanya aku merasa memiliki sepenuhnya,
tetapi benarkah yang kurasakan ini,
Adakalanya aku merasa kehilangan segalanya,
tetapi benarkah yang kurasakan ini,
Semua seakan silih berganti berubah dalam hitungan detik,
belum sempat aku menikmati sudah pergi tanpa rasa menyakiti,
begitu cepat waktu berlalu,
dinamika kehidupan terus mewarnai di setiap jiwa ini.
Senin, 10 Maret 2014
LANGKAH KAKI KECILKU
MASIH ADA CAHAYA
Pilar-pilar kecil tersenyum ramah dalam kebersamaan menyangga beban berat dengan penuh ikhlas, sepertinya mereka ingin menyapa kita, "Jadikanlah aku sebagai pelengkap ibadahmu, berdzikirlah setiap waktu dan aku akan menyejukkan hatimu dari panasnya sengatan mentari, ijinkan aku menyelimutimu dari dinginnya kebisuan malam yang siap membekukan setiap apa saja yang dijumpai."
Jujur,setiap kali kunyatakan kepasrahanku, Setiap kali itu juga serasa Engkau makin memahami setiap munajatku.Terimalah rasa syukur hamba ini ya Alloh....
Engkaulah yang ku yakini telah membimbing langsung setiap kali kaki kecilku ingin melangkah. Padahal aku taktahu arah yang pasti. Terkadang sampai jiwaku tergetarkan tanpa ku mengerti. Yang ku imani bahwa kuasa-Mu memang di atas segala yang ada.
Kebahagiaan demi kebahagiaan seolah datang silih berganti, mewarnai perjalanan hidupku. Ku ingin selalu menjaga suasana hati agar tak pernah merasa lebih dari sekedar hamba. Dalam jiwaku yang terpikirkan hanya mengharap ridho-Mu. Maha benar Engkau dengan segala firman-Mu.
Langganan:
Postingan (Atom)